EVALUASI KINERJA PEMKOT MAKASSAR 2007
DAN RENCANA KERJA 2008
Sebagai wujud dari upaya mengedepankan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah, maka salah satu hal yang perlu dilakukan adalah menyebar-luaskan informasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, agar publik mengetahui tentang sejauhmana pemerintahan itu telah dijalankan.
Oleh karena itu, temu pers akhir tahun dilaksanakan guna mendengarkan masukan masyarakat pers yang nota bene sebagai agen masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus mewakili segmen pembacanya atas apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah.
Supaya temu pers ini lebih sistemik, bahan ini disusun menurut pokok pokok atau core daripada satuan kerja perangkat daerah, yakni :pembangunan pendidikan, kesehatan, perhubungan, sosial, ekonomi dan budaya.
Kesehatan
Salah satu jenis pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah adalah pelayanan kesehatan, tersedianya distribusi air bersih dan penanganan dan antisipasi terhadap wabah penyakit.Ketiga swktor ini menjadi bagian dari sub topik kesehatan.
1. Pelayanan Kesehatan Dasar Gratis.
Subsidi yang dialokasikan dalam TA 2007 untuk 36 puskesmas kurang lebih Rp 4,1 M dan untuk RS Type C Daya, yang merupakan rumah sakit yang dibawah kewenangan langsung pemerintah kota Makassar, telah dan sedang dilakukan pembenahan dari sisi prasarana dan sarana, serta fasilitas yang tersedia, yang alokasi anggarannya disamping dari APBD juga DAK dalam APBN. Selama kurang waktu satu tahun terakhir melayani kurang lebih 124. 036 pasien rawat jalan serta beberapa poskesmas diantaranya juga melayani rawat inap, atau sama dengan 9,8% dari total penduduk yang kurang lebih 1,3 juta jiwa. sementara untuk RS Type C Daya, baik rawat jalan maupun rawat inap kurang lebih 36.217 orang. dari data tersebut di atas, pelayanan kesehatan dasar gratis telah dapat diakses oleh masyarakat miskin khususnya yang berjumlah 70.160 KK. Disaamping itu, dinas kesehatan terus berupaya menangani kawasan yang rentan penyakit masyarakat (kitmas), baik melalui sosialisasi, supervisi dan monitoring dengan memanfaatkan peran dan fungsi pos pelayanan terpadu, PKK, dan kader kesehatan yang ada pada setiap kelurahan, penyemprotan kawasan rentan demam berdarah, gizi buruk dan busung lapar yang mencapai 67 penderita .
Sebagai salah satu kota dari 36 kota/kabupaten yang masuk kategori kota sehat, maka Kota Makassar telah ditetapkan sebagai salah satu Kota Sehat di Indonesia, yang indikator utamanya adalah sistem pelayanan kesehatan dasar, penanganan kawasan kumuh (dalam hal ini Kota Makassar ditunjuk sebagai pilot project nasional 2007), administrasi dan manejemen pada unit pelayanan kesehatan, ketersedian prasarana/sarana, sumber daya kesehatan, sistem terpadu penanganan wabah.
Pemkot Makassar sangat menyadari bahwa dari aspek pelayanan kesehatan dasar secara gratis belum optimal berjalan, meskipun telah berlangsung dalam kurun empat tahun terakhir. Ini disebabkan, antara lain, pertama, keterbatasan anggaran, perlunya peningkatan pelayanan petugas kesehatan, tingkat partisipasi masyarakat dalam memanfaat pos pelayanan kesehatan, serta kendala birokrasi unit pelayanan medik.
2. Distribusi air bersih dan sehat
Perusahaan Daerah Air Minum yang sempat mengalami penurunan pada 2006 akibat bencana alam longsor di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa sehingga distribusi air bersih hanya mencapai 47%, maka pada 2007 meningkat menjadi 56%, dan telah memulai mendistribusi air bersihat dan sehat yang dapat diminum dan dikonsumsi tanpa harus diproses pematangan di kawasan tanjung bunga, dan secara bertahap akan menjangkau kawasan lain. Dan berkaitan dengan pembenahan manajemen produksi,administrasi dan keuangan. yang nantinya diharapkan dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan. PDAM sebagai perusahaan tidak semata mata mengejar profit namun juga berfungsi sosial, sehingga PDAM tidak dapat dikaregorikan private of pure company. Atas komitmen dan performance perusahaan yang cukup positif tersebut kemudian mendapat apresiasi pemerintah pusat berupa penghargaan Pelayanan Prima 2007
Pendidikan
Salah satu komitmen pemerintah kota Makassar, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi 2004-2009 yakni menjadi Makassar sebagai kawasan pengembangan pendidikan di Indoensia, juga pada visi dan Misi Makassar 2000-2020, yang diharapkan menjadi sentra pendidikan terpadu yang berkualitas di Indonesia, maka ada 3 aspek penting yang senantiasa dikerjakan secara bertahap dalam pencapaiannya, pertama, penyiapan konsep pengembangan pendidikan, yakni program peningkatan mutu pendidikan, yang sejak 2004 hingga 2007 telah mengalami peningkatan secara nasional, yang ukurannya antara lain, tingkat kelulusan pada ujian nasional, keikutsertaan dalam lomba nasional dan olimpiade bidang studi tingkat internasional, akreditasi lembaga pendidikan (adanya dua sekolah, SMPN 6 dan 12 yang dijadikan Sekolah Bertaraf Internasional) Sekolah Mandiri, Sekolah Cerdas Indonesia (SCI), akses pendidikan yang lebih terintegrasi, artinya, kemampuan lembaga pendidikan menampung siswa. Adapun program itu diaplikasi dalam Sekolah gratis yang pada 2007 ini telah menetapkan 18 Sekolah (SD/SMP), 2008, 40/sd/smp dan 2009, 89 SD/SMP, dan dari sisi pembiayaan pendidikan telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan 2006 yang hanya mencapai Rp 11 M, 2007, Rp 13 M plus subsidi sekolah gratis Rp 2M, dan 2008, Rp 36 M. Mungkin dari sisi jumlah dibandingkan total APBD untuk biaya langsung masih kecil (ini merupakan perdebatan secara nasional, karena penafsiran dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional "hanya" menyebutkan 20% dari APBN/APBD), namun pemkot akan berusaha terus meningkatkan alokasi anggaran peningkatan mutu pendidikan dan tingkat keterjangkauan akses pendidikan seluruh warga masyarakat yang dimaksudkan untuk menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar (program wajib belajar sembilan tahun).
Untuk lembaga pendidikan tinggi Kota Makassar yang memiliki 3 universitas negeri dan politeknik negeri akademi kesehatan negeri dan lebih dari 100 perguruan tinggi swasta, menjadi parameter ketersedian infrastruktur pendidikan yang kemudian terus didorong peningkatan mutu sehingga dapat menjadi "Laboratorium" ilmu pengetahuan dan keterampilan di Indonesia.
Ekonomi
Total APBD Pokok 2007 mencapai Rp 903 M dengan target PAD 120 M lebih dengan defisit anggaran kurang lebih Rp 20 M, yang kemudian direvisi pada perubahan anggaran 2007 menjadi Rp 908 M lebih dan PAD 125, M dengan asumsi estimasi defisit anggaran R 21M, dengan laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan 7% dan inflasi dibawah 6%,yang setelah dihitung hingga nopember sudah tercapai, bahkan untuk inflasi dari sisa waktu satu bulan tersebut dapat dikendalikan pada kisaran dibawah 5%. Ini berarti, tingkat pertumbuhan ekonomi di atas rata rata nasional yang diprediksikan antara 5,8%-6,2%. juga laju inflasi nasional yang diperkirakan di atas 6%.
Dari sisi invetasi dalam semua jenis usaha juga mengalami peningkatan, yakni 15 izin prinsip penanaman modal PMA/PMDN yang terealisasi hingga mopember 2007 dengan total investasi 11,46 triliun yang terdiri investasi usaha retail, hotel, pelabuhan, bandara, energi, eksplorasi minyak, usaha jasa, niaga.. Adapun PDRB untuk 2007 diperkirakan mencapai antara 16-18 triliun rupiah dibanding 2006 sebesar Rp 14 triliun, dengan tingkat pendapatan perkapita rata2 Rp 15,2 juta mengalami peningkatan dibanding 2006 yang mencapai Rp 14, 6 juta.
a.Perizinan
Pemerintah kota Makassar senantiasa berusaha membenahi sistem administrasi dan birokrasi di bidang perizinan yang merupakan pelayanan jasa yang disediakan pemerintah yang berjumlah 21 jenis izin, telah mengintegrasikannya ke dalam satu sistem standar pelayanan minimum, dan kedepannya akan ditingkatkan menjadi one stop solution (OSS). Wujud keberhasilan dari penerapan sistem tsb, Dinas Tata Ruang dan Bangunan telah meraih award pelayanan prima 2007 untuk IMB, dan telah ada peraturan daerah tentang rencana tata ruang dan wilayah (merupakan master plan pembangunan kota), demikian halnya administrasi kependudukan, perpajakan dan retribusi, akta catatan sipil. ketenaga-kerjaan, perizinan usaha dan penanaman modal serta koperasi.
b.Infrastruktur
Seperti telah diurai sebelumnya bahwa dalam menentukan peruntukan wilayah yang terbagi pada 13 wilayah peruntukan terpadu yang ditunjang 6 peruntukan wilayah strategis, maka jika diukur dari laju pertumbuhan pembangunan telah mengalami peningkatan sekitar 10% dibanding tahun 2006 yang tingkat pertumbuhan berkisar 6,7%, yang meliputi infrastruktur jalan, bandara, pelabuhan, prasarana fisik, prasarana umum, pembangunan pusat perbelanjaan, penataan pasar tradisional, serta fasilitas sosial, baik yang dikerjakan langsung pemerintah kota, propinsi dan swasta, termasuk perkembangan laju investasi yang mengalami pertumbuhan sekitar 12,3%
Adapun Human Development Index (HDI) telah mampu ditingkatkan di atas rata rata nasional yang hanya sekitar 67%yakni 71%.
c. Transpotasi
Kota Makassar secara berturut turut telah meraih penghargaan Wahana Tata Nugrahan 7 kali berturut turut sejak tahun 2001 dan telah ditunjuk sebagai salah satu daerah pilot project penataan tranportasi nasional dan ditetapkan sebagai salah satu kota yang ditetapkan untuk mengaplikasikan sistem busway sebagai salah satu alternatif pembenahan transportasi umum bagi masyarakat sebagai pengguna moda transportasi. Dari panjang jalan yang mencapai kurang lebih 1600 km, Kota Makassar yang menduduki peringkat ke enam penyerapan produksi kendaraan secara nasional, yaitu 4% dari total produksi yang mencapai kurang lebih 1,1 juta unit semua jenis kendaraan yang diproduksi setiap tahun, atau mencapai penambahan kendaraan kurang lebih 42.309 unit/tahun, maka perlu terus dupayakan pembenahan infrastruktur jalan, sistem lalu lintas yang terintegrasi dengan rekayasa jalan yang berbasis teknologi, Dan pemerintah terus berusaha melakukan peningkatan dan pemeliharaan jalan, jembatan, juga jalan kampung.
Sosial dan Budaya
Dalam melakukan pembinaan sosial pemerintah selalu memberikan perhatian serius termasuk pengalokasian anggarannya. Untuk 2007, pemerintah kota menyyediakan anggaran sebesar Rp 47M, yang pada 2006 berjumlah Rp 46 M, yang ditujukan untuk bantuan pembangunan sarana ibadah, bantuan kepada guru mengaji, organisasi sosial, pemuda,LSM, yayasan pendidikan dan sosial, pengembangan seni dan budaya
serta pemberdayaan masyarakat.
Parawisata
Dalam kurun waktu satu tahun terakhir jumlah kunjungan wisata ke Kota Makassar mengalami peningkatan hingga 114% dibanding 2006, naik wisatawan lokal maupun manca negara yang menunjukkan bahwa prospek keparawisataan di Kota Makassar akan lebih cerah terlebih dengan ditetapkannya 5 daerah yang menjadi sentra kunjungan wisata oleh Kementerian Kebudayaan dan Parawisata serta upaya promosi dan road show yang dilakukan oleh pemkot, pelaku parawista,budayawan dan seniman di daerah ini, juga dengan potensi wisata bahari yang dimiliki dan wisata sejarah yang amat menarik para wisatawan. Tahun 2008 diharapkan akan mengalami peningkatan dengan dicanangkannya Visit Indonesia Year 2008 yang menandai pula satu abad kwbaangkitan nasional Stabilitas Keamanan
Selama kurun waktu 2007 kondisi kemanan masih dalam kategori aman dan terkendali serta terbangun secara kondusif. Koordinasi dan sinergitas hubungan yang positif antara masyarakat dan petugas keamanan senantiasa terjalin dengan baik, meskipun demonstrasi, penyampaian aspirasi terus disampaikan oleh berbagai kelompok masyarakat, namun semua berjalan sesuai koridor aturan dan hukum yang berlaku, dan ini seyogyanya terus dipertahankan,dipelihara dan ditingkatkan melalui keikut-sertaan masyarakat menjadi suatu sistem kemanan terpadu dan dilaksanakan secara terintegral serta berjenjang
Pembinaan Aparatur
Pemerintah Kota Makassar setiap tahun melaksanakan diklat kepemimpinan, teknis dan fungsional kepada segenap jajaran aparatur pemerintah, sehingga tingkat pengetahuan dan keterampilan untukmemberikan pelayanan kepada masyarakat terus membaik dan meningkat, disamping penjenjangan pendidikan formal aparatur pemerintah. Untuk pembinaan aparatur yang telah dilaksanakan tersebut Walikota Makassar, Ir H. Ilham Arief Sirajuddin baru baru ini memperoleh penghargaan Leadership Award 2007 atas prestasi yang dianggarp berhasil dalam melakukan pembina n aparatur dan melaksanakan pembangunan kota. Selain itu, dalam usaha menciptakan pemerintahan yang bersih, pemkot bekerjasama dengan KPK untuk memberi supervisi dan monitoring tentang tata kekola pemerintahn yang baik, transparan, dengan akuntabilitas yang dapat dipertanggung jawabkan dan pencegahan kemungkinan terjadinya tindak pidana lorupsi akibat kesalahn, kekeliruan dalam penyenggaraan pemerintahan, serta memfasilitas terbentuknya Komisi Ombudsman di Sulawesi Selatan yang akan memberikan bimbingan administratif pengelolaan pemerintahan yang berlandasrkan peraturan hukum berlaku dan penyelesaian sengketa ketatanegaran ditingkat pemerintah daerah
Rencana Kerja 2008
Sebagaimana tertuang dalam perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2008 yang alokasi anggarannya telah tersedia dalam RAPBD (maupun setelah mendapat persetujuan legislatif menjadi APBD) 2008,maka fokus atau intinya ada pada 4 aspek, yani pembangunan infrastruktur, investasi yang semakin bergelora dengan menekan seminimal mungkin dampak sosial yang terkendali, pengembangan kawasan terpadu, terintegrasi dan sistemik dalam bingkai pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. Keempat aspek yang substantif tadi, semuanya akan dipadukan dengan adanya perubahan tata kelola pemerintahan secara bertahap.
Adapun rinciannya sebagai berikut :
Pembangunan Infrastruktur
Pemahaman kita selama ini bahwa yang dimaksud dengan infrastruktur hanya sarana fisik belaka. Sesungguhnya, pembangunan infrastruktur itu meliputi soft and hard infrastructure, yakni fisik dan manusia.
1. Pembangunan manusia (Human Development)
Salah satu inti dari keberhasilan sebuah pembangunan wilayah (daerah dan negara) seharusnya bertumpu pada konsep pembangunan manusia yang berkualitas. Untuk itu pemerintah Kota Makassar akan lebih mengarahkan pada upaya membangyn manusia yang lebih terdidik dengan akses pendidikan yang terjangkau oleh masyarakat serta mendorong faktor pendukung menuju terwujudnya peningkatan luaran (outcome).Salah satunya dengan menambah jumlah sekolah gratis, yang insya Allah pada TA 2008 akan bertambah jumlahnya menjadi 40 sekolah (SDN/SMPN) dan pada 2009 akan menjadi 89 sekolah dengan alokasi anggaran subsidi Rp 6 M,dan pada 2009 minimal Rp 12 M, disamping itu, mengikut-sertakan guru guru dalam pelatihan teknis fungsionak serta pendidikan berkelanjutan dan lebih memperhatikan kesejahteraan guru, pada saat yang sama, peningkatan status sekolah dari sekolah unggulan ke sekolah mandiri, SBI, dan pengembangan life skill. Juga pemberdayaan masyarakat untuk mengikuti program paket yang disedikan oleh depdiknas
2. Pembangunan fisik
Pemerintah Kota Makassar akan terus berupaya melakukan peningkatan dan pemeliharaan fasilitas umum dan sosial, seperti jalan, jembatan, jalan lingkungan, fasilitas penerangan, ketersediaan energi listrik, distribusi air bersih, pasar tradisional yang secara bertahap akan direnovasi menjadi pasar tradisional sehat, terminal, pelabuhan, pelabuhan tradisonal, Tempat pelelangan ikan, bandara, sistem transportasi
Investasi
Untuk pengembangan kota, penyerapan tenaga kerja yang beriringan dengan terbukannya lapangan kerja, maka mendorong masuknya investasi merupakan salah satu faktor yang fundamen yang harus mendapatkan perhatian serius, dengan masuknya investasi juga merupakan kepercayaan akan potensi, selaun faktor keamanan, kepastian hukum, tetapi pun termasuk daya saing yang dimiliki yang membuat calon investor tertarik menankan modaknya, namun pemkot juga berupaya meminimalisir faktor social risk yang ditimbulaknnya, sehingga diupayakan adanya keseimbangan terkendali dari investasi yang diberi izin berusaha
Pembangunan Terpadu
Dengan telah adanya UU No 26 Tahun 2007 tetantang Penataan Ruang serta Perda No 6 Tahun 2006 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, yang meruapakan acuan dalam pengembangan wilayah, maka konsentrasi pengembangan kota akan diarahkan di bagian Timur dan Selatan. Yakni Kecamatan Tamalanrea, Biringkanaya Manggala dan Kec Tamalate. Khusus untuk Kec Tamalate fokus pengembangan akan dipusat di Barombong. Yang tentunya akan berorientasi pada Konsep Pembangunan Mamninasata
Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan masyarakat (community empowerment) merupakan bagian dari upaya mewujudkan patisipasi masyarakat, yang tidak saja sebagai obyek pembangunan, namun sekaligus sebagai subject pembangunan, sehingga diperlukan tumbuhnya dinamisasi kelompok masyarakat, ormas LSM untuk bersama sama pemerintah mendukung pelaksaan pembangunan disemua bidang. Yang perencanannya tidak saja dari pemerintah tetapi juga masyarakat. Oleh karena itu wadah musrembang akan lebih ditingkatkan peran serta masyarakat (termasuk pengawasannya) maupun berbagai media lain yang akan menjadi alat komunikasi yang lebih efektif terjalin antara pemerintah dan masyarakat.
Pelayanan Publik
Sebagai tindak lanjut dari komitmen pmerintah Kota Makassar mengalokasi dana operasional bagi kelurahan, kecamatan juga RT/RW, maka2008 tidak akan ada lagi yang namanya pungutan liar, baik yang melebihi dari ketentuan aturan maupun yang tidak punya dasar dalam membebankan pembiayaan kepada masyarakat yang berurusan dengan unit kerja pemerintah. Selain ittu, seperti yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, yakni standar pelayanan minum, akan terus dioptimalkan dan dilaksanakan sebaik baiknya. Agar ini berjalan efektif, pengawasan masyarakat, pemanfaatan public service yang ada di media juga telephone hotline pemkot akan dintegrasikan sebagai suatu sistem yang terpadu dalam pemberian pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dan, kepada aparatur pemerintah kota Makassar yang tetap melakukan atau berdasar bukti2 yang cukup telah melakukan pungutan liar, pemerintah tidak akan segan segan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
.
Penutup
Deskripsi kinerja pemerintah kota Makassar dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakat merupakan bentuk pertanggung jawaban publik pemerintah kepada masyarakat, yang tidak saja berfungsi sebagai bahan informasi, tetapi paling tidak, masyarakat memperoleh informasi yang terukur dan sistemik, yang tentu saja diharapkan adanya apresiasi dan respon maqsyarakat secara positif untuk turut serta berpartisipasi dalam menyukseskan dan pencapaian tujuan dari implementasi setiap program, kebijakan ataupun kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar sangat paham dan menyadari bahwa apresiasi masyarakat akan beragam dalam menanggapi setiap kebijakan maupun program yang dicanangkan pemerintah, namun diharapkan masukan, kritikan yang konstruktif serta saran menjadi hal terpenting yang senantiasa menjadi dambaan pemerintah kota Makassar dalam mengemban amanah rakyat.
Makassar, .28 Desember 2007
Rabu, 26 Desember 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
1 komentar:
Komitmen ?
Ini merupakan bahan informasi bagi masyarakat untuk mengtahui kinerja pemerintah kota makassar dan apa yng ingin dilaksanakan di tahun berikutnya. Ketika punya komitmen untuk menghapus pungli di kelurahan, pertanyaannya kemudian apa langkah untuk mencuptakan pemnerintahan yang bersih
Dari Agung Titayasa, Makassar
Posting Komentar